GELAR AKADEMIK PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN TELAH BERUBAH

 

Denpasar (Agustus 2016) – Pada bulan kemerdekaan ini Menteri Agama memberikan hadiah yang sudah dinanti-nantikan oleh segenap civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan. Hadiah tersebut adalah keluarnya Peraturan Menteri Agama (PMA) RI nomor 33 Tahun 2016 Tentang Gelar Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan. Sejumlah gelar akademik baik Sarjana S1, S2 dan S3 yang berlaku sejak tahun 2009 lalu secara resmi dinyatakan tidak berlaku lagi.

Seperti diketahui, gelar akademik dahulu berlaku dengan mengacu pada PMA No. 36 Tahun 2009 Tentang Penetapan Pembidangan Ilmu dan Gelar Akademik di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama. Dalam PMA tersebut misalnya untuk S1 Program Studi Pendidikan Agama Hindu gelar yang dipergunakan adalah Sarjana Pendidikan Hindu (S.Pd.H.). S1 Penerangan Agama Hindu (S.Sos.H.) S1 Filsafat Hindu (S.Fil.H.) dan lain sebagainya.

Dengan berlakunya PMA Nomor 33 Tahun 2016, maka singkatan gelar tidak lagi berisi hurup H. (Hindu). Contohnya adalah gelar untuk S1 Program Studi Pendidikan Agama Hindu gelar yang dipergunakan adalah Sarjana Pendidikan (S.Pd.). S1 Penerangan Agama Hindu (S.Sos.). S1 Filsafat Hindu (S.Fil.) dan lain sebagainya. Sedangkan untuk strata dua (S2), gelarnya hanya mengganti “S” (Sarjana) menjadi “M” (Magsiter) dan selanjutnya sesuai dengan Fakutas/Jurusan. Dan untuk S3 (strata tiga) semua Fakultas/Jurusan/Bidang Keilmuan gelarnya “Dr” (Doktor). PMA Nomor 33 Tahun 2016 ini telah ditetapkan dan diundangkan pada tanggal 09 Agustus 2016 serta telah dicatat dalam Berita Negara RI Nomor 1170 Tahun 2016.

Bibliografi :
Sudarsana, I. K. (2016). DEVELOPMENT MODEL OF PASRAMAN KILAT LEARNING TO IMPROVE THE SPIRITUAL VALUES OF HINDU YOUTH. JIP, 4(2).

Lampiran PMA Nomor 33 Tahun 2016Lampiran PMA Nomor 33 Tahun 2016 2

Untuk lebih jelasnya silahkan Downlod di :

http://jayapanguspress.org/peraturan.php

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *